Banner Website
Daerah

Pemprov Riau Pastikan Seleksi Kepsek Bersih, Calo Diancam Ditindak

6921
×

Pemprov Riau Pastikan Seleksi Kepsek Bersih, Calo Diancam Ditindak

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi. (G45/Pemprov)

PEKANBARU | Garda45.com – Proses seleksi calon kepala sekolah (kepsek) SMA dan SMK negeri di Provinsi Riau kian mengerucut. Dari sekitar 9.000 pendaftar yang mengikuti seleksi sejak awal, kini hanya 500 peserta yang masih bertahan dan bersaing memperebutkan 69 jabatan kepala sekolah.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, menyebut tingginya jumlah pendaftar mencerminkan antusiasme dan komitmen besar insan pendidikan untuk mengambil peran strategis dalam memajukan sekolah negeri di Riau.

“Kita apresiasi peminatnya sangat banyak. Dari sekitar 9 ribu pendaftar yang memenuhi syarat administrasi, proses seleksi terus berjalan. Per hari ini, peserta yang masih mengikuti seleksi tersisa sekitar 500 orang,” ujar Syahrial, Selasa (3/2/2026).

Ia menegaskan, seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara bertahap, objektif, dan berbasis sistem, tanpa ruang bagi intervensi pihak tertentu. Jumlah peserta akan terus disaring hingga diperoleh figur-figur terbaik sesuai kebutuhan sekolah.

“Semua melalui sistem. Nanti ketika sudah tersisa tiga besar, bisa saja ada tahapan wawancara. Tapi kita masih menunggu arahan pimpinan. Yang jelas, seleksi berjalan transparan dan kredibel,” tegasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pendidikan Provinsi Riau telah menuntaskan tahapan verifikasi berkas pendaftaran calon kepala sekolah hingga 30 Januari 2026.

Untuk menjaga proses tetap bersih, SF Hariyanto secara tegas meminta Sekdaprov Riau mengawasi ketat seluruh tahapan seleksi dan memastikan seluruh jajaran bekerja profesional serta berintegritas.

“Saya sudah minta Sekda mengingatkan jajarannya agar bekerja dengan baik dan menjaga integritas selama proses seleksi berlangsung,” tegasnya.

SF Hariyanto juga mengingatkan para peserta agar tidak mudah percaya kepada calo atau pihak yang menjanjikan kelulusan dengan cara-cara tidak sah.

“Jangan percaya calo-calo yang mengaku tim ini atau tim itu. Tidak ada itu. Bekerjalah dengan baik dan benar, pimpinan pasti punya penilaian,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Riau membuka ruang pengaduan bagi peserta maupun masyarakat jika menemukan indikasi praktik menyimpang selama proses seleksi.

“Kalau ada yang macam-macam, silakan laporkan. Identitas pelapor akan kami jaga. Kalau semua bekerja sesuai aturan, seleksi ini akan berjalan tenang dan adil,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *