Peristiwa

Akses Jalan Umum Dipalang Sekolompok Massa, Aktivitas PT SIS Lumpuh: Polsek Mandau Dinilai Gagal Atasi Konflik

163
×

Akses Jalan Umum Dipalang Sekolompok Massa, Aktivitas PT SIS Lumpuh: Polsek Mandau Dinilai Gagal Atasi Konflik

Sebarkan artikel ini
Terlihat Mobil Perusahaan PT SIS tidak bisa keluar, Akibat Jalan Pemda di tutup Massa. (G45/KZ).

DURI | Garda45.com – Polsek Mandau Kabupaten Bengkalis dinilai gagal mengendalikan konflik antara Karyawan PT Sinar Inti Sawit (PT SIS) dengan sekelompok orang yang mengaku sebagai masyarakat, hingga berdampak pada penutupan Jalan Pemda, akses umum yang juga menjadi jalur utama operasional perusahaan.

Peristiwa bermula Sabtu (29/11/2025) ketika kelompok tersebut masuk ke area perkebunan PT SIS di Desa Pamesi, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, dengan dalih lahan perusahaan telah disita negara. Mereka berupaya melakukan pemanenan buah sawit di dalam kawasan usaha PT SIS.

Namun, Karyawan PT SIS tidak tinggal diam. Mereka berdiri menghadang demi melindungi sumber nafkah keluarga mereka. Pekerja hanya meminta satu, jangan ambil hak mereka bekerja.

Gagal menembus pertahanan karyawan, kelompok itu justru menutup Jalan Pemda. Aktivitas perkebunan lumpuh. Kendaraan perusahaan tidak bisa melewati akses yang seharusnya terbuka bagi semua.

Polsek Mandau turun malam itu. Namun hingga Minggu (30/11/2025), kondisi tetap sama, jalan masih terkunci, massa masih bertahan, dan aparat tidak terlihat mengambil langkah apa pun.

Seorang karyawan PT SIS yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut penutupan jalan umum tersebut merupakan tindakan melawan hukum.

“Itu jalan umum. Untuk apa mereka palang? Mobil perusahaan tidak bisa keluar. Ini sangat merugikan kami yang cari makan,” ucapnya.

Ia juga mempertanyakan sikap dingin polisi yang terkesan membiarkan suasana terus panas dan membahayakan keselamatan para pekerja.

“Apa harus ada darah dulu? Atau mereka sengaja diam? Kami butuh perlindungan, bukan pembiaran,” katanya dengan nada geram.

Para pekerja meminta Polsek Mandau bertindak cepat menegakkan aturan dan menghentikan aksi sepihak yang mengganggu keamanan dan operasional perusahaan. Menurut mereka, penutupan jalan umum yang dipakai masyarakat luas tak bisa dibiarkan terus menerus.

“Mohon Kapolsek segera bertindak. Jangan diam melihat pelanggaran terang-terangan di depan mata. Tolong tindak dan usut siapa otak di balik semua ini,” tegasnya.

Hingga berita diterbitkan pukul 15.00 WIB, Jalan Pemda masih tergembok oleh kelompok massa. Satu pun aparat kepolisian belum terlihat mengamankan lokasi.

Media ini sudah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, namun belum membuahkan hasil karena kontak resmi belum berhasil di peroleh.

Upaya konfirmasi kepada Polsek Mandau belum membuahkan hasil karena kontak kepolisian belum berhasil diperoleh media ini. Namun, Upaya konfirmasi akan terus dilakukan ke pihak berwenang demi memperoleh keterangan resmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *