Inhil

LAMR Inhil Peringati Isra Mi’raj 1446 H, Tegaskan Adat Bersandi Syara’

14
×

LAMR Inhil Peringati Isra Mi’raj 1446 H, Tegaskan Adat Bersandi Syara’

Sebarkan artikel ini
LAMR Inhil Peringati Isra Mi’raj 1446 H, Tegaskan Adat Bersandi Syara’
Suasana khidmat peringatan Isra Mi’raj 1446 H yang digelar LAMR Kabupaten Indragiri Hilir di Gedung LAMR Inhil. (Foto : G45/Suardi).

TEMBILAHAN | Garda45.com –  Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Indragiri Hilir sukses menyelenggarakan peringatan Hari Besar Islam Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah. Kegiatan berlangsung khidmat di Gedung LAMR Inhil, Tembilahan, Kamis (15/1).

Peringatan tersebut dihadiri Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Inhil, Dato’ Seri H. Asmadi, bersama jajaran pengurus. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Inhil, H. Fajar Husien, yang menyampaikan apresiasi atas inisiatif LAMR Inhil dalam menghidupkan momentum keagamaan.

Dalam sambutannya, Dato’ Seri H. Asmadi menegaskan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan bagian dari komitmen LAMR Inhil dalam memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat Melayu. Menurutnya, adat dan agama merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat Melayu.

“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kita kembali meneguhkan filosofi Adat Bersandi Syara’, Syara’ Bersandi Kitabullah. Nilai-nilai spiritual ini harus terus mengakar dalam setiap gerak langkah lembaga adat dan kehidupan bermasyarakat,” ujar Dato’ Seri Asmadi.

Sementara itu, H. Fajar Husien saat membacakan sambutan tertulis Bupati Indragiri Hilir menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan yang digagas LAMR Inhil. Ia menilai peran lembaga adat sangat strategis, tidak hanya dalam pelestarian budaya, tetapi juga dalam pembangunan mental dan spiritual masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir memandang LAMR sebagai mitra penting dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di Negeri Hamparan Kelapa Dunia,” kata Fajar Husien.

Puncak acara diisi tausiyah oleh penceramah asal Pekanbaru, Ustadz H. Sofwan Muhajir, S.Ag., M.Ag. Dalam ceramahnya, ia mengulas hikmah perjalanan agung Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, khususnya makna perintah salat sebagai fondasi pembentukan akhlak dan peradaban umat.

Ustadz Sofwan mengajak seluruh hadirin menjadikan salat sebagai sarana transformasi diri menuju pribadi yang beriman, beradab, dan berakhlak mulia, baik dalam kehidupan pribadi maupun sosial.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan Kabupaten Indragiri Hilir. Turut hadir unsur Forkopimda, tokoh lintas etnis, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *