PEKANBARU | Garda45.com – Kemenangan 2-0 PSPS Pekanbaru atas Persekat Tegal pada lanjutan Liga 2 Pegadaian Championship musim 2025–2026 tak hanya menghadirkan tiga poin penting, tetapi juga menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih.
Kepala Pelatih PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, mengakui laga tersebut dijalani para pemainnya di bawah tekanan mental yang cukup besar. Menurutnya, sejumlah pemain masih dalam tahap adaptasi, terutama mereka yang baru pertama kali tampil bersama PSPS Pekanbaru di hadapan pendukung sendiri.
Kondisi tersebut membuat tekanan psikologis tak terhindarkan. Meski demikian, Aji menilai para pemain mampu mengatasinya dengan cukup baik sepanjang pertandingan.
“Sebetulnya pemain berada dalam tekanan mental. Karena banyak pemain yang baru pertama kali bermain dengan PSPS di sini, mereka masih perlu adaptasi. Tapi saya melihat mereka bermain cukup bagus, meskipun memang masih perlu ditingkatkan lagi,” ujar Aji Santoso usai pertandingan.
Meski meraih hasil positif, Aji menegaskan bahwa peningkatan kualitas permainan tetap menjadi pekerjaan rumah timnya. Ia menyoroti pentingnya menjaga disiplin di setiap lini agar PSPS bisa tampil lebih konsisten pada laga-laga berikutnya.
“Disiplin harus terus dijaga. Itu kunci agar permainan kita bisa lebih stabil dan berkembang ke depannya,” tegasnya.
Sementara itu, pemain PSPS Pekanbaru, Asir Asiz, menyambut kemenangan tersebut dengan rasa syukur. Pencetak gol pembuka dalam laga itu menilai hasil positif atas Persekat Tegal menjadi suntikan motivasi penting bagi tim.
“Alhamdulillah pada pertandingan hari ini kita bisa menang 2-0. Tentunya dengan hasil ini kita bisa tambah semangat lagi untuk pertandingan ke depannya,” kata Asir.
Asir juga menambahkan bahwa kehadiran sejumlah pemain baru membawa energi positif bagi skuad PSPS Pekanbaru. Menurutnya, persaingan sehat dan kekompakan yang mulai terbangun akan menjadi modal penting dalam menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya di kompetisi Liga 2 musim ini.










