PELALAWAN | Garda45.com – Kemunculan seekor harimau Sumatera di tepi jalan Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, menggegerkan warga. Satwa dilindungi itu terekam kamera warga yang melintas dan videonya dengan cepat menyebar luas di media sosial.
Menariknya, tidak hanya satu rekaman yang beredar. Tercatat sedikitnya dua video berbeda yang menunjukkan keberadaan harimau di lokasi yang sama. Video pertama direkam pada siang hari, sementara video lainnya diambil pada malam hari.
Dari rekaman tersebut, warga menduga harimau yang muncul bukan hanya satu ekor. Seorang warga yang merekam langsung peristiwa itu menyebutkan ada tiga ekor harimau yang terlihat bergerak bersama.
“Ada tiga ekor. Sepertinya masih remaja,” ujar warga tersebut.
Dalam video, harimau terlihat berjalan menyusuri tepi jalan desa yang kerap dilalui kendaraan dan warga setempat. Kondisi itu memicu kekhawatiran masyarakat karena lokasi penampakan berdekatan dengan aktivitas harian warga serta jalur lalu lintas utama desa.
Menanggapi laporan tersebut, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau memastikan akan segera turun ke lapangan. Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holidin, menyatakan pihaknya telah menerima informasi dan akan melakukan penanganan sesuai prosedur.
“Akan segera ditindaklanjuti,” kata Ujang, Senin (19/1/2026).
Harimau Sumatera merupakan satwa dilindungi yang populasinya terus menurun akibat penyempitan habitat dan maraknya perburuan liar. Pergerakan harimau hingga mendekati permukiman warga diduga kuat karena terganggunya wilayah jelajah alami mereka.
BBKSDA Riau mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan berisiko. Warga diminta tidak mendekati, mengejar, apalagi memprovokasi harimau yang terlihat di sekitar permukiman.
Jika penampakan kembali terjadi, masyarakat diminta segera melapor kepada aparat desa atau pihak berwenang agar dapat ditangani secara cepat, aman, dan tidak membahayakan manusia maupun satwa dilindungi tersebut.









