Politik

Anggota DPRD Pesawaran Antar Warga Tuna Wisma ke Panti Tresna Werdha Lampung

23
×

Anggota DPRD Pesawaran Antar Warga Tuna Wisma ke Panti Tresna Werdha Lampung

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD kabupaten Pesawaran antar warga Tuna Wisma ke Panti Tresna Werdha Lampung hari (Selasa 13/1/2026) (G45/Ansori)

PESAWARAN | Garda45.com – Bentuk kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Hendra Gunawan, yang bersama Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran menyerahkan seorang warga tuna wisma terlantar ke UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha milik Dinas Sosial Provinsi Lampung, Selasa 13 Januari 2026.

Warga tuna wisma tersebut diketahui bernama IRING, yang merupakan warga asal Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Ia diserahkan ke Panti Tresna Werdha yang beralamat di Jalan Satria, Muara Putih, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, agar mendapatkan perawatan dan kehidupan yang lebih layak.

Hendra Gunawan mengatakan, langkah ini merupakan wujud kepedulian sosial agar warga yang terlantar tidak terus hidup di jalanan dan dapat dirawat dengan baik oleh pemerintah.

“Ini bentuk kepedulian terhadap sesama. Tujuannya agar yang bersangkutan bisa dirawat dengan baik dan tidak terlantar di jalan,” ujar Hendra.

Ia menjelaskan, inisiatif tersebut bermula dari keprihatinan warga terhadap kondisi IRING yang mengalami keterlantaran akibat faktor ekonomi dan kondisi keluarga.

“Pagi tadi saya mengantar warga tuna wisma yang terlantar karena faktor ekonomi dan kondisi keluarga.

Bukan berarti keluarganya tidak peduli, tetapi situasi dan kondisi ekonomi yang membuat mereka kesulitan,” jelasnya.

Hendra menuturkan, gagasan ini sudah direncanakan sejak Jumat lalu.Selanjutnya, pada hari Selasa ia berkoordinasi dengan Dinas Sosial, termasuk berkonsultasi dengan aparat desa tempel rejo, hingga akhirnya diarahkan ke Panti Sosial Lanjut Usia Tresna Werdha di Natar.

Sebelum proses penyerahan, Hendra juga bermusyawarah dengan tokoh masyarakat setempat agar langkah yang diambil mendapat dukungan bersama.

Pasalnya, IRING telah menetap di wilayah desa tempel Rejo kecamatan kedondong selama kurang lebih empat tahun, meskipun secara administrasi masih beralamat di Bekasi.

Saat ini, proses administrasi kependudukan masih terus diupayakan, termasuk pengurusan dokumen kependudukan yang dikoordinasikan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta Dinas Sosial terkait, baik di Kabupaten Pesawaran maupun Kota Bekasi.

Hendra mengapresiasi peran semua pihak yang telah membantu, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat.

“Yang terpenting adalah adanya respons dan empati masyarakat. Di sinilah nilai kemanusiaan dan sosial itu muncul,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *