Daerah

ASWIN PESAWARAN siap Mengawal Pelaporan Terkait Meninggal nya Sepri Purnamadi

17
×

ASWIN PESAWARAN siap Mengawal Pelaporan Terkait Meninggal nya Sepri Purnamadi

Sebarkan artikel ini
Ketua ASWIN PESAWARAN dan tem di Polresta Bandar lampung, (Sabtu 24/1/2026) (G45/Ansori)

BANDAR LAMPUNG | Garda45.com -Keluarga almarhum Sepri Purnama, warga Jalan Antasari, Gang Masjid, Kota Bandar Lampung, hingga kini masih mempertanyakan penyebab meninggalnya Sepri yang dinilai penuh kejanggalan. Pasalnya, dari kondisi fisik korban serta keterangan saksi di lokasi kejadian, keluarga menilai kematian almarhum tidak sesederhana kecelakaan lalu lintas.

Perwakilan keluarga, Roni, secara resmi telah memberikan kuasa kepada ASWIN Pesawaran untuk mendampingi proses pelaporan ke Polresta Bandar Lampung yang dijadwalkan pada Sabtu, 24 Januari 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya keluarga untuk mencari kejelasan dan keadilan atas meninggalnya almarhum Sepri Purnama.

Menurut keterangan keluarga, terdapat sejumlah luka di tubuh korban yang menimbulkan tanda tanya besar. Selain itu, keterangan dari Desi Sela Santika, teman wanita korban yang saat kejadian berboncengan dengan almarhum, dinilai belum mampu menjelaskan secara utuh kronologi peristiwa. Desi mengaku tidak mengetahui secara pasti bagaimana kejadian tersebut berlangsung, sehingga semakin memperkuat dugaan keluarga adanya kejanggalan dalam insiden tersebut.

“Kami berharap kasus ini bisa diungkap secara terang benderang. Keluarga ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi terhadap almarhum,” ujar Roni saat menyampaikan kuasa pendampingan, Sabtu (24/1/26)

Sementara itu, Febriyansah, selaku Ketua ASWIN Pesawaran, menegaskan pihaknya siap mengawal dan mendampingi keluarga korban dalam proses hukum yang berjalan. Ia menyatakan komitmennya untuk memastikan laporan diproses secara profesional hingga ditemukan titik terang atas penyebab meninggalnya Sepri Purnama.

“Kami dari ASWIN Pesawaran akan mengawal kasus ini sampai tuntas, agar kebenaran bisa terungkap dan keluarga mendapatkan keadilan,” tegas Febriyansah.

Keluarga besar almarhum berharap aparat penegak hukum dapat bekerja secara transparan dan objektif, sehingga tidak ada fakta yang terlewat dalam mengungkap peristiwa tragis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *