Pemerintah

Agung Nugroho dari Jepang Utus Pj Sekda Takziah ke Rumah Korban Jambret

13
×

Agung Nugroho dari Jepang Utus Pj Sekda Takziah ke Rumah Korban Jambret

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan duka cita kepada keluarga Siti Hajar melalui sambungan video call dari Jepang, Senin (26/1/26). (G45/firm).

PEKANBARU | Garda45.com – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Siti Hajar (43), korban penjambretan yang wafat setelah insiden tersebut terjadi pada Senin (26/1/2026) pagi.

Meski tengah berada di Jepang untuk memenuhi undangan workshop pengelolaan sampah, Agung tetap memastikan Pemerintah Kota Pekanbaru hadir memberikan empati. Ia mengutus Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, untuk melayat ke rumah duka pada Senin (26/1/2026) malam.

Pj Sekda bersama jajaran mendatangi rumah duka di Jalan Tengku Bey 2, Kecamatan Bukit Raya. Dalam kunjungan tersebut, Ingot mewakili Wali Kota Pekanbaru bertemu langsung dengan orangtua korban.

Agung Nugroho juga sempat berdialog dengan keluarga melalui sambungan video call. Dalam percakapan itu, ia menyampaikan belasungkawa dan mendoakan agar almarhumah meninggal dalam keadaan baik.

“Ibuk yang sabar, Insyaallah kepergian almarhumah khusnul khatimah. Nanti kami balek dari sini (Jepang.red) kami singgah ke sana,” ujar Agung Nugroho.

Wali kota menegaskan sepulang dari Jepang, ia bersama jajaran Pemko Pekanbaru berencana singgah ke rumah duka untuk menyampaikan dukacita secara langsung serta membantu kebutuhan yang memungkinkan.

“Yang jelas kami datang menghibur sambil mendoakan almarhumah,” kata Agung.

Sementara itu, Pj Sekda Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, menegaskan kehadiran pemerintah merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendampingi warganya yang menjadi korban tindak kriminal.

“Hari ini kita menjenguk warga kita yang menjadi korban aksi kriminal. Ini jadi pukulan bagi kita, oleh karena itu pak wali minta kita untuk melayat, menunjukkan empati kita. Bahwa musibah ini menjadi beban kita bersama,” tegas Ingot.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *