Pemerintah

SPP Tak Kelola TMP Lagi, Kini Urus Labuai City Walk dan Kejar HPL KIT Tenayan

10
×

SPP Tak Kelola TMP Lagi, Kini Urus Labuai City Walk dan Kejar HPL KIT Tenayan

Sebarkan artikel ini
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut. (G45/Afdal)

PEKANBARU | Garda45.com – Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, mendorong Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru untuk meningkatkan capaian kinerja sepanjang tahun 2026.

Ia menegaskan, BUMD diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah daerah. Namun, Ingot menilai kinerja dua BUMD masih cenderung stagnan pada 2025 lalu, yakni Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP) dan Perumda Tirta Siak Pekanbaru.

“SPP kan cenderung stagnan, karena ada perubahan bisnis inti,” kata Ingot, Senin (26/1/2026).

Menurutnya, stagnasi tersebut terjadi karena SPP tidak lagi mengelola bus Trans Metro Pekanbaru (TMP). Untuk menjaga roda usaha tetap berjalan, SPP mulai mengembangkan sektor bisnis baru dengan mengelola kawasan kuliner Taman Labuai City Walk Pekanbaru.

“Kita sudah melakukan penandatanganan perjanjian sewa dengan SPP, jadi mereka bakal mengelola kawasan kuliner itu selama dua tahun ke depan,” jelasnya.

Ingot menyebut, pengelolaan pusat kuliner tersebut diharapkan dapat memperkuat kebutuhan finansial BUMD, sekaligus membuka ruang pendapatan baru bagi perusahaan milik Pemko Pekanbaru.

Selain itu, SPP juga sedang melakukan percepatan proses Hak Pengelolaan Lahan (HPL) di Kawasan Industri Tenayan (KIT). Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat posisi SPP dalam pengembangan usaha dan pengelolaan aset daerah.

Di sisi lain, Ingot mengakui kondisi Perumda Tirta Siak masih belum tergolong sehat. Pemerintah Kota Pekanbaru, kata dia, telah menyiapkan formula pembenahan agar kinerja perusahaan penyedia layanan air minum itu dapat membaik pada tahun ini.

“Kita sudah punya formulasi, untuk perbaikan di tahun 2026,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *