JAKARTA | Garda45.com – TNI Angkatan Udara (TNI AU) terus mengintensifkan dukungan penanggulangan bencana banjir di sejumlah wilayah Sumatra melalui pengiriman bantuan logistik dari posko utama Jakarta ke daerah terdampak. Dukungan tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak banjir.
Bantuan yang disalurkan meliputi beras, peralatan listrik, sarana telekomunikasi, serta penyediaan air bersih. Di Provinsi Aceh, distribusi beras dilakukan bekerja sama dengan Perum Bulog dengan volume hampir 20 ton setiap hari yang dikirim ke wilayah Bener Meriah dan Takengon.
Asisten Operasi Kepala Staf Komando Operasi Udara I (Asops Kaskoopsud I) Kolonel PNB Gusti Made Yoga Ambara mengatakan, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci percepatan distribusi logistik ke wilayah terdampak banjir.
“Bekerja sama dengan Bulog, kami mendukung penyaluran beras hampir setiap hari, sekitar 20 ton ke daerah Bener Meriah dan Takengon,” ujar Kolonel Yoga saat berbincang dalam segmen TNI Menyapa PRO3 RRI di Jakarta, Jumat (9/1/2026).
Menurut Yoga, pola distribusi bantuan saat ini lebih banyak mengandalkan pengiriman melalui bandara terdekat dibandingkan penerjunan logistik dari udara. Skema tersebut dinilai lebih efektif karena kapasitas angkut jalur darat jauh lebih besar dibandingkan metode airdrop.
Ia mencontohkan penyaluran bantuan di wilayah Lhokseumawe, di mana logistik diturunkan di bandara setempat dan selanjutnya diambil langsung oleh puluhan desa terdampak banjir. Cara ini dinilai mampu mempercepat penyaluran sekaligus memudahkan masyarakat dalam memperoleh bantuan.
“Kalau dropping dari udara itu kapasitasnya terbatas. Pesawat yang seharusnya bisa membawa lima ton, kalau airdrop hanya satu ton. Karena itu kami turunkan di bandara terdekat, lalu dari situ diambil langsung,” jelasnya.
TNI AU, lanjut Yoga, berkomitmen untuk selalu hadir secara cepat dan responsif dalam setiap penanggulangan bencana. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, saling membantu, serta mengikuti arahan pemerintah dan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.










