Pemerintah

Tak Perlu Putar Balik Lagi, Akses Nangka–Paus Resmi Difungsikan

28
×

Tak Perlu Putar Balik Lagi, Akses Nangka–Paus Resmi Difungsikan

Sebarkan artikel ini
Lampu lalu lintas yang terpasang di persimpangan Jalan Nangka–Paus untuk mendukung keselamatan dan kelancaran arus kendaraan, Minggu (11/1/26). (Foto : G45/Adal)

PEKANBARU | Garda45.com – Upaya Pemerintah Kota Pekanbaru mengurai kemacetan di ruas jalan utama mulai menunjukkan hasil. Persimpangan Jalan Tuanku Tambusai (Nangka)–Jalan Paus resmi dibuka untuk umum sejak Minggu (11/1/2026). Pembukaan simpang ini langsung berdampak pada kelancaran arus lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho turun langsung meninjau kondisi lapangan didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Sunarko. Dari hasil pantauan di lokasi, arus kendaraan terpantau mengalir tanpa hambatan berarti, berbeda dengan kondisi sebelumnya yang kerap dipenuhi antrean panjang.

Sunarko menyampaikan bahwa pembukaan persimpangan ini merupakan bagian dari penataan lalu lintas untuk mengurangi titik-titik kemacetan di kawasan strategis kota. Selama ini, kendaraan dari Jalan Nangka menuju Jalan Paus harus memutar melalui U-turn Jalan Manggis, yang kerap memicu kepadatan, khususnya pada pagi dan sore hari.

“Persimpangan Jalan Nangka–Paus resmi dibuka mulai hari ini. Bapak wali kota turun langsung untuk melihat kondisi lalu lintas setelah dibuka,” ujar Sunarko.

Dengan dibukanya akses ini, kendaraan dari arah Jalan Nangka, khususnya yang datang dari kawasan Mal SKA, kini dapat langsung berbelok ke Jalan Paus. Begitu pula sebaliknya, kendaraan dari Jalan Paus menuju Jalan Jenderal Sudirman bisa langsung masuk ke Jalan Nangka tanpa harus memutar jauh.

Untuk menunjang keselamatan dan ketertiban lalu lintas, Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru telah memasang lampu lalu lintas (traffic light) di persimpangan tersebut. Pengaturan sinyal dilakukan untuk memastikan pergerakan kendaraan dari setiap arah tetap terkendali dan tidak saling mengganggu.

“Setelah dibuka, arus lalu lintas jauh lebih lancar. Antrean kendaraan tidak lagi panjang. Volume kendaraan yang sebelumnya menumpuk di U-turn Jalan Manggis kini berkurang signifikan,” jelas Sunarko.

Ia menegaskan, pembukaan persimpangan ini bukan dilakukan secara mendadak. Sebelum dioperasikan, Dishub Pekanbaru telah melakukan serangkaian kajian teknis, termasuk analisis volume kendaraan dan uji coba lalu lintas. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pembukaan simpang ini efektif dalam menurunkan tingkat kepadatan di Jalan Nangka dan sekitarnya.

Pemko Pekanbaru berharap, dengan optimalisasi simpang-simpang strategis, mobilitas masyarakat dapat meningkat dan waktu tempuh perjalanan menjadi lebih efisien. Pemerintah juga mengimbau pengguna jalan untuk tetap mematuhi rambu dan lampu lalu lintas demi keselamatan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *