Peristiwa

Bocah 8 Tahun Korban Tenggelam di Sungai Ngaso Ditemukan Meninggal

22
×

Bocah 8 Tahun Korban Tenggelam di Sungai Ngaso Ditemukan Meninggal

Sebarkan artikel ini
Proses evakuasi korban tenggelam Sungai Ngaso oleh tim SAR gabungan setelah ditemukan pada hari ketiga pencarian, pada Sabtu (10/1/26). (Foto : G45/Firm)

ROKAN HULU | Garda45.com – Setelah tiga hari pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban tenggelam di Sungai Ngaso, Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu pagi (11/1/2026), sekitar 200 meter dari lokasi kejadian awal.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan korban bernama Elmahesa (8) ditemukan sekitar pukul 07.50 WIB saat tim SAR gabungan melakukan penyisiran pada hari ketiga operasi pencarian.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 200 meter ke arah hilir dari lokasi kejadian. Selanjutnya korban langsung dievakuasi dan dibawa ke puskesmas terdekat,” ujar Budi.

Berdasarkan laporan Basarnas, operasi pencarian dimulai sejak Jumat malam (9/1/2026) setelah pihaknya menerima informasi dari BPBD Rokan Hulu terkait adanya seorang anak yang tenggelam di Sungai Ngaso. Tim rescue Basarnas Pekanbaru langsung diberangkatkan ke lokasi dengan jarak tempuh sekitar 143 kilometer.

Setibanya di lokasi pada Sabtu dini hari, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, serta masyarakat setempat segera melakukan koordinasi dan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran aliran sungai serta bantaran sungai.

Pada hari pertama dan kedua, tim menyisir Sungai Ngaso hingga radius lima kilometer ke arah hilir. Namun hingga Sabtu sore (10/1/2026), korban belum ditemukan dan pencarian sempat dihentikan sementara.

Pencarian kembali dilanjutkan Minggu pagi (11/1/2026) dengan memperluas area penyisiran hingga enam kilometer ke arah hilir. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya korban.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR kami usulkan untuk ditutup dan seluruh unsur dikembalikan ke instansi masing-masing. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak dan masyarakat,” kata Budi.

Sebelumnya, Elmahesa dilaporkan tenggelam saat mandi di Sungai Ngaso bersama rekannya, Hazbi. Saat kejadian, kondisi sungai sedang naik dengan arus cukup deras. Hazbi berhasil diselamatkan warga, sementara Elmahesa terbawa arus hingga ditemukan meninggal dunia.

Basarnas mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama mengawasi aktivitas anak-anak di sekitar sungai, khususnya saat debit air meningkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *