MEDAN | Garda45.com – Beredar informasi yang dihimpun wartawan bahwa Inspektorat telah melakukan pemeriksaan ketiga oknum satpol pp Medan beserta dari atasan oknum satpol pp tersebut, Kamis 15/01/2026.
Sementara Itu Muhammad Habibillah Ketua LSM Kebenaran Keadilan DPC Kota Medan Meminta Kepada Inspektorat kota Medan untuk mempercepat hasil pemeriksaan terhadap oknum satpol pp medan serta menetapkan Siapa Aktor Intelektual yang memerintahkan anggota satpol pp membawa barang bukti ke gudang botot,
“Peristiwa rayap besi ini sudah hampir kurang lebih satu bulan, jangan sampai peristiwa ini berlarut-larut, saya berharap kepada pemerintah kota medan melalui Inspektorat segera menetapkan siapa aktor intelektual nya dan jika terbukti adanya aktor intelektual segera copot jabatannya dan berhentikan dalam berkerja (putus hubungan kerja)” sesuai Ucapan bapak Sekda Kota Medan, Selasa 27/01/2026.
Dilokasi berbeda Erfin Fahrurrazi Inspektur pemko Medan saat dikonfirmasi wartawan melalui via WhatsApp terkait hasil pemeriksaan oknum satpol pp beserta dengan aktor intelektual nya ia menyatakan bahwa ketiga oknum satpol pp tersebut telah diperiksa, katanya”.
Lanjut Erfin Fahrurrazi, ia juga menyatakan bahwa “Kami sedang jajaki atasannya 2 jenjang Namun ada hambatan karena ybs saat ini sdg sakit”. Dan Akan dituntaskan tuntaskan. “D tunggu aja ya bg. Insyaallah pasti kita tuntaskan.” Tegas Erfin Fahrurrazi.
Erfin juga menyatakan Hasil Bahwa Nanti kalo hasil pemeriksaan sudah benar-benar clean and clear kita sampaikan ya bg. Ucapnya.
Sebelumnya LSM Kebenaran Keadilan DPC Kota Medan melakukan aksi demo didepan kantor walikota medan 05/01/2026 dalam tuntutan orasi tersebut meminta kepada walikota medan bapak Rico waas untuk memeriksa dan panggil pimpinan satpol pp Medan yang diduga terlibat dalam menghilangkan barang bukti penindakan.
Dan Saat orasi di depan kantor walikota medan, Sekertaris Daerah (Sekda)Kita medan bapak Ir WIRIYA ALRAHMAN, M.M, didampingi Inspektur Pemerintah kota Medan Bapak Erfin Fahrurrazi dan Kasatpolpp medan Muhammad Yunus.
Wiriya Alrahman, menyatakan dengan tegas akan memerintah Inspektorat akan Panggil oknum satpol pp serta periksa oknum serta aktor intelektual Ucap Wiriya.
Lanjut Wiriya, jika terbukti oknum satpol pp tersebut ikut terlibat,maka oknum tersebut akan di berhentikan secara tidak hormat (putus hubungan kerja/kontrak paruh waktu). Namun jika Aktor Intelektual terbukti dan terlibat, Aktor nya juga di ( Putuskan hubungan kerja/kontrak paruh waktu.). tegas Sekda kota Medan.
Beredar Video Viral, dimana terlihat oknum satpol pp Medan mengendarai mobil dinas satpol pp medan dengan membawa potongan besi yang diduga hasil Penindakan ( Barang Bukti) ke gudang botot yang ada di kecamatan medan tembung sehingga viral di media sosial.
Namun saat berada di gudang botot tersebut, oknum satpol pp menyatakan bahwa kepada wartawan, kalau kami ini di perintah oleh pimpinan tetapi tidak mau di rekam/video.
Saat di pertanyakan siapa pimpinan yang perintahkan bawa potongan besi tersebut ke gudang botot, oknum tersebut tidak mau menyebutkan kalau sambil di rekam,
Usai camera wartawan di matikan atau mode off, oknum satpol pp tersebut menyatakan bahwa pimpinan berinsial IP.
“Pimpinan kami IP bg, tapi tolong lah jangan abang viral kan kami, ” tiru ucapan oknum tersebut.









