Banner Website
Daerah

Kepulauan Meranti Hibahkan Lahan Gudang Bulog, Distribusi Beras Kian Terjamin

1984
×

Kepulauan Meranti Hibahkan Lahan Gudang Bulog, Distribusi Beras Kian Terjamin

Sebarkan artikel ini
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama beras antara Pemkab Kepulauan Meranti dan PT Perum Bulog. (G45/Rudi)

BATAM | Garda45.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti resmi menghibahkan lahan untuk pembangunan Gudang Bulog sebagai langkah strategis memperkuat sistem distribusi dan ketahanan pangan di wilayah kepulauan. Penyerahan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) lahan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama beras bersama PT Perum Bulog, yang berlangsung di Kota Batam, Jumat (6/2/2026).

Penyerahan dokumen hibah dan penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, bersama jajaran pimpinan PT Perum Bulog. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menjamin kelancaran distribusi beras bagi masyarakat.

Direktur Human Capital PT Perum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto, mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah menuntaskan seluruh proses administrasi hibah lahan pembangunan gudang.

“Kesiapan administrasi menjadi syarat utama suatu daerah masuk dalam program pembangunan Gudang Bulog. Daerah yang mampu menyelesaikan administrasi dalam waktu satu hingga dua minggu akan kami masukkan dalam kelompok pembangunan tahun 2026,” ujar Sudarsono.

Ia menyebutkan, Kepulauan Meranti bersama Kabupaten Karimun dan Bengkalis yang telah dinyatakan siap secara administratif akan masuk dalam kelompok pembangunan Gudang Bulog tahun 2026. Pembangunan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dalam rangka menjamin ketersediaan pangan, keterjangkauan harga, serta stabilisasi harga di tingkat produsen dan konsumen.

Selain pembangunan gudang, Bulog juga tengah mengembangkan program hilirisasi pangan nasional, mulai dari pembangunan pabrik pakan berbasis jagung di Gorontalo dan Jawa Tengah hingga pengolahan pangan berbasis beras di Pulau Jawa. Program ini bertujuan memperkuat pengelolaan cadangan pangan pemerintah secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menegaskan bahwa pembangunan Gudang Bulog di daerahnya merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan distribusi pangan di wilayah kepulauan.

“Kondisi geografis Kepulauan Meranti menuntut sistem logistik pangan yang kuat dan andal. Kehadiran Gudang Bulog akan menjamin ketersediaan beras, menjaga stabilitas harga, serta memperkuat cadangan pangan daerah,” tegas Asmar.

Menurutnya, keberadaan gudang Bulog di Kepulauan Meranti akan memperpendek rantai distribusi beras sehingga penyaluran pangan menjadi lebih cepat dan efisien, terutama saat terjadi gejolak harga, kondisi darurat, maupun pelaksanaan program bantuan pangan pemerintah.

Lebih lanjut, Asmar menjelaskan bahwa penandatanganan MoU kerja sama beras menjadi landasan kerja sama jangka menengah dan panjang antara Pemkab Kepulauan Meranti dan PT Perum Bulog, mencakup pengadaan, penyimpanan, hingga distribusi beras.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap ketersediaan beras bagi seluruh lapisan masyarakat dapat terjamin, inflasi daerah dapat dikendalikan, dan penyaluran bantuan pangan menjadi lebih efektif serta tepat sasaran,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PT Perum Bulog dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah berperan aktif dalam memfasilitasi hibah lahan hingga kerja sama tersebut terealisasi.

“Kami berharap pembangunan Gudang Bulog ini dapat segera direalisasikan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kepulauan Meranti,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *